Skip to content

Pelajaran dari Kisah Henrietta Lacks

Sains Membutuhkan Sel Henrietta

Kisah Henrietta Lacks adalah salah satu narasi paling kuat dan kontroversial dalam sejarah kedokteran modern. Kisahnya tidak hanya tentang seorang wanita kulit hitam miskin yang meninggal karena kanker serviks pada tahun 1951, tetapi tentang sel-selnya yang diambil tanpa izin dan menjadi sel abadi (immortal cell line) yang dikenal sebagai HeLa. Sel-sel ini telah mengubah ilmu pengetahuan, membantu pengembangan vaksin polio, pengobatan kanker, IVF, dan pemetaan gen manusia.

​Kisah Henrietta Lacks mengajarkan pelajaran mendalam yang melampaui etika medis di masa lalu. Pelajaran utamanya adalah bahwa untuk memecahkan misteri penyakit dan memajukan kesehatan global, ilmu pengetahuan membutuhkan materi biologis manusia—baik berupa sel, jaringan, atau data genetik. Namun, kebutuhan sains ini harus dipenuhi melalui kerangka kerja yang menjunjung tinggi persetujuan, transparansi, dan keadilan.

Keajaiban Biologis Sel HeLa

​Sel-sel Henrietta Lacks adalah anomali biologis. Kebanyakan sel manusia yang diambil untuk penelitian akan mati dalam beberapa hari. Namun, sel-sel Lacks, yang ditumbuhkan oleh peneliti George Gey di Johns Hopkins, terus berkembang biak tanpa batas. Sel HeLa adalah super-perkalian; mereka dapat berlipat ganda setiap 20 hingga 24 jam dan dapat melakukan perjalanan ke seluruh dunia melalui kontaminasi lab, menjadikannya standar emas untuk penelitian sel.

​Kontribusi HeLa tidak dapat dilebih-lebihkan. Sel-sel ini:

  • ​Digunakan untuk menguji efektivitas vaksin polio yang dikembangkan oleh Jonas Salk.
  • ​Memungkinkan penelitian genetik yang mengarah pada pemahaman tentang struktur DNA dan pemetaan kromosom.
  • ​Krusial dalam pengembangan kemoterapi, terapi gen, dan penelitian HIV/AIDS.

​Tanpa HeLa, kemajuan ilmiah modern akan tertunda secara signifikan. Inilah inti dari pelajaran tersebut: data dan materi biologis dari setiap manusia, terlepas dari latar belakang mereka, berpotensi menjadi kunci untuk menyelamatkan jutaan nyawa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *